60 Perintah Dasar Linux


60 Perintah Dasar Linux. ~ Hari ini saya akan membuat artikel tentang 60 Perintah Dasar Linux.  Saat ini Sistem Operasi Linux sudah banyak di gunakan karena sifatnya yang open sourse (bebas). Namun Sistem Operasi Linux ini tidak lepas dengan yang namanya perintah-perintah dasar. Dan berikut perintah-perintah dasar linux.

60 Perintah Dasar Linux :

1. ls
Melihat isi file dari direktori aktif.

2. ls -al
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar per layar.

3. cd
Mengubah atau masuk ke Direktori tujuan.

4. cp
Menyalin suatu file.

5. mcopy
Menyalin suatu file dari atau ke dos filesystem.

6. mv
Memindahkan atau mengganti nama file.

7. ln -s
Membuat Simbolic Links.

8. rm
Menghapus file.

9. mkdir
Membuat direktori baru.

10.rmdir
Menghapus direktori yang telah kosong.

11. rm -r
(recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.

12. rm -f
(file remove) Menghapus file nya saja, tanpa direktori dan subdirektorinya.

13. more
Untuk melihat isi suatu file.

14.less
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar.

15.pico
Edit suatu text file.

16. pico -w
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap.

17. lynx
Melihat file html atau browse ke net dengan text mode.

18. tar -zxvf
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz).

19. tar -xvf
Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).

20. gunzip
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika 
anda menginginkan mengompress file.

21. bunzip2
Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2″, digunakan pada file yang besar.

22.unzip
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip untuk DOS.

23. find / -name
Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /.

24. locate
Mencari file dengan string “filename”.

25. pine
Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix.

26. talk
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita.

27. mc
Menjalankan “Midnight Commander” sebagai file manager.

28. telnet
Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET.

29. rlogin
(remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain.

30. rsh
(remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine.

31. ftp
Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin.

32. minicom
Procomm atau Hyperterminal untuk Linux.

33. ./program_name
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda.

34. xinit
Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).

35. startx
Menjalankan X-window server dan meload default windows manager.

36. startx — :1
Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0).

37.xterm
Menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit.

38. shutdown -h now
Shut down sistem.

39. halt
Restart mesin.

40. man topic
Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topik.

41. apropos topic
Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik.

42. pwd
Melihat direktori kerja saat ini.

43. hostname
Menampilkan nama local host.

44. whoami
Mengecek login name anda.

45. id username
Mengecek user id (uid) atau group id (gid).

46. date
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer.

47. time
Melihat jumlah waktu yg ditangani.

48. who
Melihat user yang login pada komputer kita.

49. rwho -a
Melihat semua user yg login pada network anda.

50. finger
Melihat informasi user.

51. last
Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.

52. uptime
Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.

53. ps
(print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user.

54. ps axu
Melihat seluruh proses yang dijalankan tanpa terminal control dan ditampilkan nama dari user untuk setiap 
proses.

55. top
Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.

56. uname -a
Informasi system kernel anda.

57. free
Informasi memory (dalam kilobytes).

58. df -h
(disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system.

59. du / -bh
(disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root.

60. cat /proc/cpuinfo
Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata.

61. cat /proc/interrupts
Melihat alamat interrupt yang dipakai.

62. cat /proc/version
Versi dari Linux dan informasi lainnya.

63. cat /proc/filesystems
Melihat filesystem yang digunakan.

64. cat /etc/printcap
Melihat printer yang telah disetup.

65. lsmod
(as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.

Semoga artikel tentang 60 Perintah Dasar Linux ini bermanfaat bagi kita semua.

Pengertian Linux


Pengertian Linux.~  Pengguna komputer di indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan dari microsoft, yaitu microsoft windows. hal itu wajar saja terjadi, karena sistem operasi windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi linux. mungkin anda semua yang telah mengerti tentang komputer, sudah memahami bahwa sistem operasi windows bukanlah software yang bebas disebarluaskan, anda harus mengeluarkan biaya lisensi untuk bisa menginstal secara legal di komputer anda, tapi jika anda tidak mengeluarkan biaya lisensi, berarti bisa dikatakan windows yang anda gunakan adalah bajakan.

Linux adalah sistem operasi open source. Ini berarti kode sumber untuk Linux tersedia untuk umum untuk inspeksi dan bahkan perbaikan. Keuntungan dari produk open source berkisar dari manfaat masukan kreatif dari programmer seluruh dunia, untuk keamanan. Dengan source code tersedia dalam domain publik, produk open source diuji oleh programmer di seluruh dunia. Ini jauh lebih sulit dengan sistem tertutup seperti Microsoft Windows karena kode sumber tidak tersedia untuk umum.

Perbedaan besar lainnya antara Linux dan Microsoft Windows adalah bahwa Linux adalah didasarkan pada sistem operasi Unix, sementara Windows adalah sistem operasi proprietary atau berdiri sendiri.

Banyak orang yang mempertimbangkan beralih ke Linux bertanya-tanya apakah mereka saat ini perangkat lunak Windows akan berjalan di Linux. Jawaban singkatnya adalah tidak. Para sistem operasi Linux tidak dirancang untuk itu, atau dimaksudkan untuk menjalankan perangkat lunak Windows. Yang mengatakan, interface seperti WINE, yang bebas dan dilengkapi dengan kebanyakan distribusi Linux, atau alternatif membayar seperti Win4Lin dan VMW menyediakan berbagai macam solusi untuk menjalankan perangkat lunak Windows pada mesin Linux dengan hasil yang bervariasi. Namun, harapan penggemar Linux yang orang akan beralih ke Linux-alternatif perangkat lunak, sebagai aplikasi lebih banyak ditulis untuk lingkungan Linux.

Tidak diketahui berapa banyak pengguna Linux ada karena pendaftaran tidak diperlukan, tetapi jumlah ini diperkirakan dalam jutaan. Linus Torvalds mulai membangun Linux pada tahun 1991 ketika ia seorang mahasiswa sarjana di University of Helsinki di Finlandia. Dia terus mengembangkan Linux dengan bantuan programmer relawan dan hacker . lisensi Linux memungkinkan pengguna untuk secara bebas menyalin dan mendistribusikan perangkat lunak dengan kode sumbernya.

Kelebian Linux:
1. Tidak memerlukan perangkat keras yang mahal. Linux dapat berjalan pada komputer PC dengan konfigurasi minimal sbb :
* Mikroprosesor 386 DX (intel, AMD, Cyrix, TI, Chips&Tech.)
* RAM 4 MB (tanpa GUI) dan 8 MB (dengan GUI)
* Space harddisk 85 MB
2. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
 3. Preemptive multitasking, yaitu menangani banyak proses secara bersamaan, semua proses tersebut tidak saling menghalangi/ menghambat walaupun berjalan pada saat yang sama.
4. Multiuser, yaitu lebih dari satu orang dapat menggunakan program yang sama/ berbeda-beda dari satu mesin yang sama pada saat bersamaan di terminal yang sama/berbeda.
5. Dukungan akses 33 macam sistem file yang berbeda. Linux mampu mengakses sistem file FAT16, FAT32 (kepunyaan DOS), VFAT (Win), HPFS (OS/2), Minix, UFS (Solaris), Xenix, SCO, Novell, dsb.


Kekurangan Linux :
1. Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’. Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna agar mulai terbiasa dengan Linux.
2. Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.